Langsing, Singset Dan Seksi Dengan Jarum Akupunktur

Wanita maupun pria dizaman ini umumnya mendambakan tubuh singset, langsing plus seksi. Tusuk jarum atau akupunktur merupakan cara yang cukup efektif untuk mencapainya. Teknik ini juga berfungsi untuk menguatkan organ-organ tubuh.

Kegemukan atau obesitas bisa dikatakan sudah menjadi masalah sosial. Banyak orang merasa resah atas kondisi tubuhnya yang tidak lagi ramping. Bukan hanya takut terkena berbagai penyakit, tetapi juga karena penampilan tidak menarik lagi.

Hal itu membuat mereka berminat mencoba bila ada tawaran produk pelangsing, penyusut perut dan sejenisnya. Berbagai produk itu memang mendapat lahan subur. Kita pun kerap melihat iklan tentang produk pelangsing yang katanya ampuh dan mampu bekerja cepat , lengkap dengan nomor telepon yang bisa dihubungi, tertempel dihalte-halte bus, dalam kendaraan umum, bahkan ditiang listrik.

TARGET THALAMUS DAN HYPOTHALAMUS

Salah satu cara melangsingkan yang tergolong aman dan efektif yakni tusuk jarum akupunktur. Ilmu pengobatan tradisional china ini sudah ribuan tahun merajai belantara negeri tirai bambu. Sekarang metode ini digunakan hampir diseluruh dunia, dan ampuh dalam mengatasi beragam penyakit.

Selain untuk terapi, tusuk jarum juga dimanfaatkan untuk keperluan kosmetik, misalnya menghaluskan kulit. Yang kini makin populer, yaitu penggunaan akupunktur untuk mengusir timbunan lemak tubuh atau menurunkan berat badan, alias melangsingkan.

Dalam uraiannya yang berjudul “The Mechanism Of Weight Loosing By Acupuncture”, DR. Ale Tatevian, doktor akupunktur dari Rhode Island Amerika Serikat, menyatakan bahwa persoalan menurunkan berat badan tidaklah semata membakar lemak, tetapi juga mengatur pola makan.

Ditegaskan bahwa target akupunktur untuk urusan langsing ini adalah THALAMUS (bagian terbesar dari batang otak paling atas yang membentuk dinding samping ventrikel ketiga) dan HYPOTHALAMUS (bagian dasar batang otak paling atas berada dibawah thalamus). Kedua bagian otak itu bertugas mengatur sistem lapar dan haus, detak jantung, jam tidur dan bekerja, hasrat seksual, serta mengontrol keseimbangan cairan tubuh.

Dengan menusukkan jarum pada meridian yang terhubung ke thalamus, nafsu makan bisa dikendalikan. Meridian adalah jalur atau tempat mengalirnya chi (Qi) dalam tubuh.

Tusukan pada titik ini menyebabkan orang yang biasanya makan dua piring akan makan hanya sepiring saja, kalau lebih dari itu akan merasa mual.

INSTING LAPAR

Pentingnya thalamus pada pola kebiasaan tubuh dapat diketahui lewat penelitian Dr. Ralph W. Richter, MD, neurolog dan psikiater dari Tulsa, Oklahoma, AS, terhadap 200 ekor tikus.

Dr. Richter mencoba merusak sedikit bagian thalamus diotak tikus-tikus tersebut. Terjadi perubahan perilaku yang luar biasa. Tikus-tikus ini makan setiap 40 – 60 menit dan minum setiap beberapa menit. Selama 12 jam juga mereka tidak tidur, tetapi terus menerus berkeliling.

Penelitian ini menunjukkan, THALAMUS dan HYPOTHALAMUS adalah organ penting yang mengatur irama kehidupan. Peran keduanya menjadi sangat penting karena sistem limbik yang ditempatinya sangat berpengaruh dalam mengatur beragam insting pengendalian emosi, struktur psikologis dan kehidupan sosial.

Stres bisa membuat sistem ini tidak seimbang. Akibatnya elektrokimia yang menghubungkan beragam unsur dibagian sistem ini akan kacau. Pola-pola insting dalam sistem ini dengan sendirinya akan terganggu.

Padahal bila insting seksual dan agresivitas tidak dipuaskan, insting lapar akan terpicu untuk aktif. Pemenuhan insting lapar akan menekan tingkat stres dan agresivitas, sehingga orang menjadi tenang kembali.

Tidak heran bila dalam keadaan stres tinggi, orang akan merasa tenang sesudah makan dalam jumlah banyak. Inilah sebabnya, stres dan depresi menyebabkan pola makan seseorang berubah. Dari yang terkendali menjadi tidak terkendali atau berlebihan.

SINDROM OBESITAS

Supaya pekerjaan melangsingkan tubuh lebih efektif, penusukan dilakukan pada bagian tubuh yang berlemak, misalnya perut, paha dan lengan. Biasanya diambil titik-titik meridian yang terkait dengan organ-organ yang berhubungan dengan penurunan berat badan dan thalamus.

Organ yang terkait dengan sindrom obesitas adalah limpa, lambung, hati dan ginjal. Adanya keuatan energi pada limpa dan lambung menimbulkan riak, suasan lembab serta panas.

Keadaan ini memperlemah transformasi makanan menjadi chi (energi), melemahkan transportasi chi keseluruh tubuh, juga mempengaruhi transformasi cairan tubuh yang bisa mengakibatkan makanan dan cairan dalam lambung bertambah panas. Inilah yang menyebabkan nafsu makan bertambah.

Selanjutnya, berhentinya chi dan berlebihnya energi panas pada hati, menyebabkan terjadinya depresi, mudah marah dan tersinggung. Sementara itu kekurangan chi diginjal menyebabkan orang sering lemah, tidak bergairah, dan berat badan naik turun secara tidak teratur.

Sebab itu akupunktur berfungsi memberi efek mengurangi panas dan lembab dalam lambung, serta menguatkan organ tersebut. Juga menguatkan limpa, ginjal, hati dan mengurangi kelebihan energi di organ-organ tersebut, serta mengatur emosi dan nafsu makan. Hasil akhirnya, berat badan turun.

Kadang penderita perlu ditusuk dibagian meridian paru dan jantungnya, supaya tenang dan emosi terkendali. Tusukan tambahan biasanya dilakukan pada meridian yang terkait dengan organ pencernaan, misalnya usus besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat Whatsapp Disini